HaloBojonegoro.com – Ban bekas mobil yang sudah tak dapat digunakan lagi, ternyata masih mampu untuk di daur ulang menjadi beberapa barang yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti timba, tempat sampah, dan pot bunga .

Seperti yang dilakoni oleh Ali Rustajam. Asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk. Ia mengumpulkan ban mobil bekas yang sudah tidak digunakan lagi. Ban-ban bekas tersebut di sulap menjadi barang yang dapat digunakan sehari-hari.

Pekerjaan tersebut sudah dilakoni oleh Ali Rustajam sejak dirinya masih bujang yakni Tahun 1972.  Tumpukan ban mobil bekas yang merupakan bahan baku kerajinan tersebut, ali dapatkan dari membeli pada beberapa tukang tambal ban yang ada di bojonegoro.

“Saya beli ban bekas itu dari beberapa tambal ban dan orang lain. Ban bekas itu lalu saya daur ulang menjadi timba, tempat sampah dan pot bunga” kata Ali Rustajam (02/06/13)

karena ban-ban mobil yang dibelinya sudah dalam kondisi rusak, maka ali membelinya dengan harga yang relatif murah. Namun setelah ban-ban bekas tersebut didaur ulang, dan banyak juga yang usaha kerajinan ban bekas seperti meja juga kursi, maka harganya pun kembali melonjak. Yakni antara Rp 15.000.- hingga Rp 50.000.- per biji.

Karena Ali Rusmijan hanya seorang saja mengerjakannya, maka dalam sehari, Ali hanya mampu menghasilkan satu atau dua buah timba, pot bunga atau tempat sampah. Sementara mengenai jumlah pengahsilan per satu bulan yang ia dapatkan dari usaha kerajinan ban bekas ini, Ali mengaku tidak tentu hal itu tergantung ramainya pembeli…(Luh)

Komentar :