HaloBojonegoro.com – Bencana kebakaran tak henti-hentinya merundung warga Kabupaten Bojonegoro. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, hampir sebulan ini sudah terjadi kebakaran sebanyak 3 kali. Faktor penyebab kebakaran tersebut adalah Elpiji 3 Kg dan konsleting listrik.

Kepala kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro, Suhadi menjelaskan kebakaran pertama terjadi di Desa Banjarsari, Kecamatan trucuk, sebuah gudang yang rencananya akan digunakan tempat pemotongan hewan, milik Handoko tersebut ludes terbakar pada tanggal 14 Mei 2013, penyebabnya adalah spon yang ada di dalam gudang terkena percikan api saat pekerja sedang mengelas. Kebakaran
ke dua terjadi di  Desa Campurrejo, kecamatan Kota Bojoengoro, dapur catering milik Indika nyaris terbakar akibat selang tabung ags elpiji 3 Kg bocor, kejadian tersebut terjadi tanggal 22 Mei 2013. Kebakaran ke tiga terjadi di Desa Pacul, kecamatan kota Bojonegoro, dapur  rumah milik Santoso, pedagang cendol tebakar akibat tabung elpiji 3 Kg meledak.

“Sudah tiga kali kebakaran di Bojonegoro, rata-rata penyebabnya ya kalo gak tabung elpiji 3 Kg ya konsleting listrik” ujar Suhadi.

Beruntung kebakaran tersebut tidak merenggut korban jiwa. Hanya saja korban mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah. Pihak BPBD Bojonegoro mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati jika menggunakan tabung gas elpiji. Sebelum menggunakannya terlebih dahulu di
periksa untuk mengetahui apakah selang tabung tersebut bocor atau tidak…(Luh)

Komentar :