HaloBojonegoro.com – Disaat musim mudik, masyarakat berbondong-bondong untuk mudik ke kampung halamannya. Namun berbeda dengan Joko Prasetyo (20) Warga Dusun Golo, Desa Mergoasri, Kecamatan Parengan, Tuban yang justru harus mudik ke penjara. Joko adalah buronan kasus penipuan-penggelapan, dan harus dijebloskan ke penjara.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Wahyu Hidayat mengatakan, Joko merupakan penipu ulung dan sudah beraksi di banyak tempat, seperti di wilayah Polsek Bancar, Polsek Jenu, serta Polsek Parengan Kabupaten Tuban. Tak hanya itu saja, aksinya juga sudah merambah ke luar kota, yakni Cepu Jawa Tengah.

“Modus penipuannya dengan jalan berkenalan pada korban di warung kopi, lalu membawa kabur sepeda motor milik korban, kemudian menjualnya di Bojonegoro,” ujarnya.

Terakhir, korban penipuan Joko yang melapor ke polisi adalah Darmaji (26), warga Dusun Karanganyar, Kecamatan Jenu, Tuban. Ia berkenalan dengan Joko ketika sedang nongkrong di warung kopi di Kecamatan Jenu.

Setelah akrab, Joko meminta Darmaji untuk menghantarnya ke rumah familinya di Rengel. Permintaan itu dituruti oleh Darmaji. Ditengah jalan, mereka kemudian mampir di Warung Kopi untuk beristirahat. Di tempat inilah Joko mengeluarkan jurus tipu dayanya menipu Darmaji.

“Tersangka meminta ijin pada korban untuk meminjam sepeda motornya sebentar. Setelah dituruti, sepeda motor korban dibawa kabur ke Bojonegoro dan dijual Rp 3 juta. Sedang korban ditinggal di warung kopi di Rengel,” kata Wahyu.

Darmaji yang kesal karena menunggu cukup lama, dan kehilangan sepeda motor yang baru dibeli akhirnya melaporkan kasus ini.

Menurut Wahyu, tertangkapnya Joko berkat informasi dari Darmaji. “Korban yang melihat tersangka naik bis di SPBU Gardu laut menuju Surabaya kemudian melapor, begitu bis tiba di Kecamatan Bancar, tersangka kami tangkap,” kata Wahyu.

Selain mengamankan Joko, polisi juga berhasil mengamankan sepeda motor Yamaha Fixion yang masih baru milik Darmaji.

Akibat perbuatannya, Joko terancam dipenjara hingga tujuh tahun lamanya atas kasus penipuan dan penggelapannya itu…(Rik)

Komentar :