HaloBojonegoro.com – Diduga menggelapkan sejumlah uang bantuan dari pos Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2011 – 2012, Kepala Desa Pragelan Kec Gondang Totok Sudarminto dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Pelapor perbuatan melawan hukum itu terdiri dari anggota BPD dan perangkat Desa Pragelan.

Anggota BPD Imam Sugianto mengatakan, terlapor telah kelewatan batas dalam memimpin di desanya. Dikarenakan keputusan yang mengenai pos ADD dilakukan sepihak tanpa disertai musyawarah dengan BPD dan perangkat desa.

“Apalagi saat kami tahu, ada bangunan yang tidak terwujud dari pos ADD. Jadi kami laporkan ke kejaksaan, “ kata Imam Sugianto, (22/07/13).

Di laporan itu diantaranya ADD tahap pertama Tahun 2011 sebesar Rp 120 juta, sebagian telah digunakan untuk rehab balai desa. Namun sisanya sebesar Rp 40 juta yang untuk pembuatan pagar balai desa, tidak terwujud hingga saat ini.

Kemudian ADD sebesar Rp 120 juta di Tahun 2012, sebagian untuk pembangunan jembatan RT 3 RW 1. Namun sisanya untuk pembangunan jembatan di RT 8 RW 2 tidak terwujud pembangunanya hingga saat ini.

“Ini jelas ada penggelapan dan Pak Kades harus bertanggung jawab, “ terang Hartono, BPD lainnya.

Ditempat terpisah Kades Totok Sudarminto saat dikonfirmasi tidak berada di rumah. Menurut Sekretaris Desa Pragelan Sarwan, terlapor sedang pergi ke luar desa. “Memang benar ada laporan atas tindakan Pak Kades ke Kejaksaan, yakni soal penggunaan ADD yang tidak transparan, “ katanya…(Luh)

Komentar :