Halobojonegoro.com – BPD Desa Sukorejo Kabupaten Tuban pagi tadi menyerahkan hasil pemilihan pada tanggal 15 juli kemarin ke kantor Kecamatan Parengan, diidampingi panitia pilkades serta turut diamankan oleh Polisi dan satpol pp setempat.

 Dalam hal ini hasil pilkades oleh BPD ditolak oleh Camat Parengan, Didik Purwanto.

“Saya diperintahkan oleh pemerintah daerah kabupaten Tuban, untuk tidak menerima berkas hasil Pilkades Sukorejo dalam bentuk apapun,”Ujarnya, sesaat kemudian ia langsung kembali ke kantornya, meninggalkan panitia BPD.

Saat ditemui diruang kerjanya, Didik Purwanto tidak bisa berkomentar banyak mengenai kisruh Pilkades di Desa Sukorejo Kecamatan Parengan.

“Untuk lebih jelasnya kenapa ada penolakan, sebaiknya langsung menemui kabag Humas Kabupaten Tuban,”Katanya.

Riyadi, wakil ketua BPD Sukorejo yang diwawancara halobojonegoro.com di tempat yang sama, sesaat setelah menulis berita acara mengaku tidak tahu harus berbuat apa.

“Saya tidak tahu harus bagaimana nantinya, yang jelas semua proses pilkades sudah kami laksanakan sesuai aturan, dan saya hanya menyampaikan,”Kata Riyadi.

Pihaknya bersikukuh semua calon kades sudah memenuhi persyaratan, ia menolak bila dikatakan proses Pilkades cacat hukum. padahal sudah jelas salah satu calon sudah tidak sah menurut Perda dan aturan Mendagri.

Riyadi menambahkan” yang berhak mengatakan cacat hukum itu hanyalah pengadilan,”Ujarnya…(El)

Komentar :